Minggu, 18 Juli 2010

Selamatkan Generasi Penerus Bangsa

Mau dibawa kemana hubungan kita...jika kau terus menunda-nunda dan tak pernah nyatakan cinta...mau dibawa kemana hubungan kita...ku tak akan terus jalani tanpa ada ikatan pasti..antara kau dan aku...

Sepenggal lagu yang sedang hits saat ini...lagu ringan dan sangat mudah dinyanyikan. Miris rasanya ketika kita sedang berada di perempatan lampu merah mendengar anak-anak kecil usia sekitar 6-8 tahun menyanyikan lagu ini hanya untuk beberapa lembar atau kepingan rupiah.

Kemanakah orang tua mereka? Siapakah yang sudah mengajari mereka menyanyikan lagu ini? Rasanya tidak adil, ketika kita kecil kita disuguhkan lagu-lagu indah gubahan Bapak AT Mahmud (alm.) lagu yang memang sesuai dengan umur kita, bukankah belum sepantasnya anak seumur mereka membicarakan tentang cinta?? Berawal dr nyanyian tentang cinta, kemudian anak-anak ini jg sudah mengerti omongan-omongan orang dewasa lainnya.

Contohnya kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh anak SD kepada anak TK beberapa tahun yang lalu (sumber : berita Antara).

Ini bukan lagi kesalahan dari orang tua mereka tetapi juga merupakan tanggung jawab kita semua. Karena anak-anak inilah yang pada nanti nya akan meneruskan kehidupan negeri ini. Jangan berbicara kepada mereka dengan kata-kata kasar, ayo berikan mereka kosakata yang baik karena kosakata yang mereka miliki masih sangat minim. Anak-anak seusia ini bisa dengan mudahnya mengikuti orang dewasa.

Sayangilah mereka dan perlakukanlah mereka sebagaimana umurnya.

Mereka adalah harapan kita semua, bibit-bibit bangsa ini, jadi jangan rusak mereka meskipun dengan kata-kata ataupun perbuatan.

Ayo selamatkan generasi penerus bangsa ini.

Sabtu, 10 Juli 2010

Linger...

"So why were you holding her hand? Is that the way we stand?
Were you lying all the time? Was it just a game to you?"

Pagi ini saya terbangun dengan perasaan sedikit bahagia meskipun sedikit sedih juga...
lagu linger nya cranberries ini lagi-lagi menyindir kehidupan saya sejak semalam
Semalam...pada akhirnya saya bertemu lagi dengan booboochan setelah 2 hari rencana kita ketemu gagal karena dia selama dua hari harus menemani pacarnya.
Mungkin terdengar bodoh..masih saja menyayangi seseorang yang sudah jelas tidak bisa memberikan kepastian, dan lagu linger pagi ini sedikit membuat saya berkaca..

Dua malam yang lalu ketika dia berjanji akan bertemu saya dan akhirnya gagal karena dia harus menemani pacarnya dia sedikit membuat pengakuan. He blamed his self, meskipun itu bukan sepenuhnya salah dia..Dia bilang "aku jahat ndut, bisanya cuma nyakitin kamu, aku pengen ketemu kamu, aku ga mau kamu sendiri, tapi aku malah ingkari janji aku sama kmu. Aku sayang kamu ndut, meskipun kenyataannya aku ga boleh sayang sama kamu, aku asshole banget y ndut..aku mau ketemu kamu aku mau habisin waktu sama kamu..sehari aja berdua sama kamu tanpa ada yang ganggu...dan bla..bla...bla"

Antara senang dan sedih, senang karena dia menyesali hari itu tapi sedih karena dia mengatakan itu setelah seharian bersama pacarnya...
Lagi-lagi reff lagu linger membuat saya berkaca
"But I'm in so deep. You know I'm such a fool for you.
You got me wrapped around your finger, ah, ha, ha.
Do you have to let it linger? Do you have to, do you have to,
Do you have to let it linger?"

Yeah..saya sudah terlalu jauh menyelami rasa ini dan pada kenyataannya saya memang bodoh. Semalam lagi-lagi dia menyalahkan dirinya dia bilang kalau dia jahat karena tidak bisa memberi kepastian entah sampai kapan tetapi dia juga tidak ingin saya pergi meninggalkan dia

Cinta itu egois, mungkin benar kita bisa mencintai orang yang sama dalam waktu yang bersamaan, tapi saya percaya kapasitas cinta yang kita berikan dalam waktu yang sama itu tidak akan mungkin sama, persentase nya pasti berbeda.

So...do we have to let it linger????

Jumat, 02 Juli 2010

if only.... (Booboochan)

"if only i could see your smile once again...
if only i could hear your voice and your laugh..
if only i could hold your hand then walk together...
but..most of all..if only this love came before you met her...
if only...
if only...."

sepenggal teriakan hati saya malam ini...

if only...if only...atau...jika saja...jika saja...yah..saat ini saya selalu berandai-andai
Mungkin benar kata seorang bijak bahwa "ketika kau menyesali sesuatu pasti kau akan berandai-andai" dan hal itu pun terbukti pada saya.

Andai saja...andai saja...yah..andai saja saya dekat dengan dia sejak dulu sebelum dia bertemu dengan pacarnya saat ini. Yah, dia itu teman SMA saya. Bodohnya saya, menikmati kenyamanan ini sampai akhirnya terjebak oleh perasaan yang tanpa sengaja saya bangun.
Saat paling perih adalah ketika dia bilang kalau saat ini dia sedang bersama pacarnya, dan lebih perih lagi saat dia bilang "kenapa sih ndut aku ketemu kamu laginya sekarang?"

Mungkin seharusnya saya senang, karena dia juga berandai-andai seperti saya, tapi ini bukan hanya masalah hati saya dan dia. Egois jika harus berpikir bahwa tidak pernah ada yang bisa menyalahi cinta karena cinta datang dan pergi tanpa kita tahu. Kenyataannya, kita juga harus berpikir lebih bijak lagi karena ada seorang lagi wanita disana yang mungkin jika dia tahu dia pasti akan lebih perih dari apa yang saya alami sekarang...

If only...if only....
Kata ini akan selalu terulang untuk Booboochan ku..

Dan sekarang, waktunya untuk mundur (mungkin dan jika bisa) dan saya akan berusaha untuk itu.

Booboochan, jika memang Tuhan tidak mengizinkan saya untuk memilikimu saat ini, mungkin Tuhan sedang mempersiapkan waktu yang tepat lagi untuk kita, dan semoga saat itu kamu adalah The Right Man in The Right Time..

:)

Selasa, 29 Juni 2010

right man in the right time???

right man in the right time...

hmhhh kalo mendengar kata-kata itu kayaknya betapa indah dan bahagia nya hidup..bertemu dengan seseorang yang tepat disaat yang tepat...

Tapi bagaimana kalau keadaannya berubah??Seseorang yang kita idam-idamkan datang disaat yang tepat, tetapi unavailable ?? yess..he isn't the right one

Sedih saat mengetahui orang yang sudah "mengisi" sedikit kekosongan ternyata sudah tidak mungkin dimiliki. Apalagi kalau kita mengetahui nya setelah rasa itu sudah semakin mendalam.

Hari ini saya belajar, belajar untuk menghargai waktu..karena ketika hal diatas ini terjadi pasti akan ada banyak kata andai yang keluar...contoh nya seperti : "Andai aku mengenalnya lebih dulu" atau "andai dia belum punya pacar" atau juga "Andai saya tidak mengenal dia" dan masih banyak kata - kata andai yang lain.
Pelajaran ini seolah 'menampar' saya untuk lebih menghargai waktu dan cinta. Kesempatan mungkin saja akan datang berulang kali. Tetapi perasaan yang sama tidak akan mungkin datang dua kali, rasa hanya datang sekali.